Intuisi atau Analisa?

Don’t judge a book by it’s cover. Itu kalimat yang sering disampaikan orang-orang padaku. Karena kebiasaanku menilai sesuatu atau seseorang berdasarkan naluri, bermain intuisi. “Dari tampangnya, dia kayaknya ga’ baik deh. Mukanya polos, tapi kadang-kadang ekspresinya nakal, kayaknya dia cowok playboy deh.” Begitulah kira-kira kalau aku sudah bermain intuisi. Maka segera teman-teman menyambut dengan kalimat …

Lanjutkan membaca Intuisi atau Analisa?

Iklan

Dongeng Ibukota

“Ini dia si jali-jali lagunya enak, lagunya enak merdu sekali. Capek sedikit tidak perduli sayang asalkan tuan, asalkan tuan senang di hati” Mendekatlah sayang, sandarkan kepalamu di atas pahaku. Akan  kubacakan sebuah dongeng indah pengantar tidur. Tersebutlah sebuah kota, namanya menggema hingga pelosok nusantara. Jakarta, sang ibukota pertiwi. Siapa tak kenal padanya? Dua ratus juta …

Lanjutkan membaca Dongeng Ibukota

Hadiah

Hari ulang tahun pernikahan kami. Sejak pagi aku sudah mempersiapkan diri dengan maksimal. Lulur, mandi susu, facial, menicure, pedicure, ratus, totok miss V, semua layanan kewanitaan aku ambil demi malam spesial ini. Tak ragu-ragu kugesek kartu kredit - punya suamiku sih, tapi yang nanti menikmati kan dia juga. Maka tak apalah. Pukul sembilan malam, ia …

Lanjutkan membaca Hadiah

Hujan dan Melankoli

Aku suka hujan, tapi aku benci melankoli yang mengekorinya. Seperti gledek yang kadang menerjang lebih garang dari hujannya sendiri, melankoli dan rengekan manja manusia-manusia lemah saat hujan berteriak lebih lantang dari gemericiknya. Lalu aku bisa apa?!   Kenapa ga’ cari kambing hitam lain? Kenapa hujan harus jadi tameng untuk bermelow-melow? Hujan itu menyejukkan.. kenapa harus …

Lanjutkan membaca Hujan dan Melankoli

Dreamin’

- Kuraih handphone di sebelah ranjang. Sial, sudah jam 6! Lewat lagi subuh kali ini - Nafasku menderu, kesadaranku belum penuh. Apa yang sedang kulakukan? Mengapa aku tergesa-gesa? Perlahan kulihat kedua kakiku berdebam-debam di atas tanah berdebu. Aku sedang lari! Kesadaran yang selanjutnya datang adalah aku sedang menggendong sesuatu yang terbungkus kantung plastik berwarna hitam. …

Lanjutkan membaca Dreamin’

Nasionalisme Level Anak SD

#Aprilnulis NBC Palembang "Tanah airku tidak kulupakan, kan terkenang selama hidupku. Biarpun saya pergi jauh, tidak kan hilang dari kalbu. Tanahku yang kucintai.... Engkau kuhargai" Malam ini seperti biasa gue keluar kosan buat cari makanan. Jalan kaki dari kosan ke pusat jajanan sebelah Mall di kawasan Kalibata sambil nyanyi-nyanyi sendiri. Beberapa orang dan kendaraan bermotor …

Lanjutkan membaca Nasionalisme Level Anak SD